Sunday, 17 July 2016

Perjalanan Wisata Goa Leang Leang Maros

Bosan berlibur dengan tema pantai, pemandian alam, pemandian buatan seperti water boom atau bahkan nge-mall, maka salah satu pilihannya adalah wisata sejarah. Pegunungan karst di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan menyimpan sejumlah cerita masa lalu. Zaman beribu-ribu tahun yang lalu dimana manusia belum mengenal tulisan dan saat pegunungan tsb masih tergenang oleh air laut. 

Berawal dari niatan untuk mengajak keluarga berlibur ke taman wisata air terjun Bantimurung karena sudah cukup lama tidak berkunjung ke sana, gw akhirnya banting stir untuk singgah lebih dulu ke daerah Leang Leang (dan pada akhirnya tidak melanjutkan perjalanan ke Taman Wisata Bantimurung karena sudah kesorean), kebetulan bila dari arah kota Makassar kita akan melewati jalan masuk ke arah pegunungan ini. Sepintas perjalanan ini bakal kurang menarik tetapi akhirnya terobati juga dengan perjuangan menuju goa di atas tebing karst dan pemandangan bebatuan di atas tanah lapang hijau dengan aneka bentuknya yang menarik.

Lokasi Leang-Leang ini mudah ditemukan, bagi yang belum pernah kesana bisa menggunakan bantuan mbah google map. Dari jalan poros Maros - Soppeng kita akan berbelok menjauh sekitar 5,3 kilometer. Akses menuju ke lokasi akan melewati rumah-rumah penduduk dan pematang sawah, jangan khawatir jalannya sudah dicor beton dan cukup aman untuk dilewati namun sesekali perlu berhati-hati karena beberapa kali gw jumpai beberapa titik bagian bahu jalan digunakan untuk menjemur padi penduduk sehingga terjadi penyempitan jalan.

Biaya tiket masuk cukup terjangkau hanya Rp. 10.000,-  dan untuk naik ke atas goa kita bisa ditemani oleh petugas setempat karena lokasinya cukup tinggi  dan jauh dari pengawasan sehingga dikunci demi keamanan & keselamatan pengunjung. Pada masa ribuan tahun lalu daerah ini merupakan daerah yang tergenang oleh lautan. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya fosil kerang laut dan akibat adanya patahan lempeng sehingga menyisakan pegunungan karst ini. Pegunungan Karst yang sudah berumur ribuan tahun ini diakui sebagai kawasan karst terbesar kedua di dunia setelah Guangzhou di China seluas 43.750 hektar. 
 
Untuk mencapai mulut goa, kita harus menaiki tangga besi, cukup curam kemiringannya tapi cukup aman karena disediakan pegangan tangan dikedua sisinya. Namun untuk mencapai tangga menuju mulut goa masih perlu berjalan melewati jalan setapak yang sudah dibeton dan beberapa titik melewati jalanan sempit dicelah-celah batu besar. Perlu sedikit berhati-hati berjalan melewati lorong batunya karena kedua sisinya bisa menjadi tidak aman karena cukup tajam permukaannya...Oh ya rombongan gw ada orang yang sudah cukup sepuh lo, dialah ibu gw yang kini sudah menginjak usia 73 tahun. Alhamdulillah.. beliau masih semangat dan kuat untuk menempuh jalan menuju lokasi, mendaki dan masuk dalam lorong-lorong sempit goa...heeheee....
Foto di bawah lukisan tangan


Lukisan telapak tangan akan kita jumpai di mulut goa, ada pendapat yang mengatakan bahwa ini sebagai simbol penolak bala pada zaman itu dan penghuninya bermukim di labirin-labirin dalam goa. Dari informasi yang didapatkan dari petugas yang mendampingi, berdasarkan analisis penelitian dari instansi terkait dari dalam maupun luar negeri, lukisan tapak tangan tsb berumur kurang lebih 3980 tahun. Perlu berhati-hati untuk mencapai lokasi lukisan tangan ini karena pijakannya yang tidak rata dan perlu sedikit memanjat. Pastikan sepatu atau sendal yang digunakan aman, karena bila tergelincir maka bisa langsung terjun ke tebing yang curam. Setelah melewati lukisan telapak tangan maka kita akan masuk ke dalam goa, tidak cukup dalam untuk masuk ke dalamnya. Kita akan melewati beberapa rongga dalam goa tsb. 

Siap-siap jalan menurun dalam goa
Sekali lagi perlu berhati-hati karena jalanannya menyempit dan ada turunan yang cukup curam dan perlu dibantu pencahayaan dari senter.
Alhamdulillah ibu gw berhasil melewatinya walaupun harus ikutan main perosotan...heheee.... Tidak ada temuan lukisan lagi didalamnya. Ujung goa ini akan mengarah pada sebuah lubang buntu di atas tebing dengan pemandangan sisi lain pegunungan karst. Dari informasi petugasnya didalam goa ini ditemukan sampah dapur yang menandakan adanya aktifitas manusia pra sejarah di dalamnya. 

Selepas dari melihat-lihat goa, kita akan disuguhkan juga dengan pemandangan hamparan tanah luas hijau yang diatasnya tertancap batu-batu karang yang cukup kokoh dengan aneka bentuknya. Cukup menarik untuk melakukan pengambilan gambar disini bersama teman maupun kerabat.. atau bisa juga untuk dijadikan sebagai latar foto pre wedding anda. Rencana kami untuk melanjutkan perjalanan menuju taman wisata air terjun Bantimurung dibatalkan karena sudah terkuras waktu di lokasi ini. Oh ya sebelum meninggalkan lokasi ini, di bagian pintu masuk masih terdapat satu bangunan rumah panggung yang berisi beberapa peninggalan pra sejarah seperti aneka peralatan berburu seperti mata kapak yang terbuat dari batu serta beberapa penjelasan tertulis tentang situs pra sejarah lainnya di sekitar daerah Kabupaten Maros dan Pangkep. 

Artikel ini juga diperuntukkan untuk keluargaku tercinta...my love mother & sister...sebagai salah satu catatan perjalanan, untuk ibu...semoga wisata kali ini menyenangkan dan sebagai penyemangat baru di usiamu yang tidak muda dan kondisi tubuh yang tidak bugar lagi. Dari perjalanan ini, engkau telah menunjukkan bahwa wanita itu bukanlah makhluk yang lemah, tetapi penuh dengan inspirasi dan semangat. Semoga selalu diberikan panjang umur, kesehatan dan kebaikan dalam segala hal. Tetap sehat dan semangat dalam menemani anak-anakmu ini...terima kasih ibu...







Saturday, 26 December 2015

Lembaran

Aku hanya selembar...tak banyak...selembar untuk jatah seorang tapi bisa lebih. Aku begitu berharga...kata orang, aku bisa menyelamatkan tetapi juga bisa mencelakakan. Hidup ini seperti dalam lembaran, ada guratan yang berbeda dalam setiap lembarnya.

Terlahir dalam lembaran putih dan kemudian mulai diwarnai...merah...hijau...biru...bahkan hitam. Bertambah lembarannya hingga lembaran yang terakhir menjadi berwarna ..entah putih atau hitam ..dan kemudian terlupakan. Membuka lembaran baru lagi, diwarnai dan kemudian kembali terlupakan. Hingga pada akhirnya lembaran-lembaran itu semakin banyak..tebal dan usang dimakan usia. Lelah menuliskan lembaran-lembaran yang tak kunjung selesai dengan pesan berwarnanya.

Kisah ini tertulis dalam lembaran yang kesekian di hari ini dan bersiap menghadapi hari baru dalam lembaran yang kesekian. Semoga Allah SWT selalu memberikan yang terbaik bagi semua pembaca, memberikan kisah terbaik dan bermanfaat disetiap akhir lembarannya,


Friday, 6 February 2015

Mengapa Gigi Anda Kuning ?

Anda senang selfie ? Pastinya  untuk memperlihatkan keceriaan anda saat itu adalah dengan memberikan senyuman anda yang terindah bukan. Sebagian orang merasa tidak percaya diri saat berfoto kemudian menampakkan gigi mereka, cukup dengan senyuman itu sudah dirasa cukup.
Berikut beberapa hal yang dapat menyebabkan gigi anda terlihat kuning


 Usia
Seiring dengan bertambahnya usia, gigi akan semakin berwarna gelap. Pada usia tua produktivitas tubuh untuk menyerap nutrisi dan vitamin semakin menurun. Oleh karena itu, kalsium yang diserap tubuh semakin lama semakin sedikit. Padahal kita tahu bahwa gigi sangat membutuhkan kalsium untuk tetap kuat dan sehat. Pasta gigi mungkin tidak akan banyak membantu, namun gigi tetap membutuhkan pasta gigi yang berkualitas untuk menjaga kekuatan gigi dari luar, agar tidak mudah rapuh.

Faktor genetika
Masing-masing orang memiliki warna dasar gigi yang berbeda. Ada yang pada dasarnya memiliki gigi putih, namun ada juga yang tidak. Warna gigi ini dipengaruhi oleh pembentukan tulang, yang pada dasarnya memiliki genetika yang berbeda.


Genetika dan usia, pengaruh yang cukup besar untuk ukuran tebal dan tipis gigi. Setiap orang memiliki bentuk gigi dan ketebalan yang berbeda-beda. Tebal tipisnya dinding gigi ini kemudian mempengaruhi warna gigi. Dinding gigi yang tipis cenderung lebih transparan dan kuning. Gigi jenis ini pada umumnya membutuhkan bleaching agar bisa putih. Sedangkan gigi yang tebal cenderung berwarna terang.

Kebiasaan makan
Kebiasaan mengkonsumsi makanan juga berpengaruh terhadap warna gigi. Beberapa makanan berwarna dapat membuat gigi menjadi kuning dan gelap. Sebut saja di antaranya: anggur, kopi, teh, soda, wortel, jeruk, dan makanan yang mengandung warna lainnya. Makanan yang mengandung pewarna itu, jika dikonsumsi terus menerus akan membuat gigi tidak putih lagi. Terlebih, asam yang terkandung dalam buah-buahan masam akan memicu munculnya warna kuning dari gigi. Beberapa jenis makanan dan minuman tersebut mengandung kromogen yang berpotensi menodai warna gigi. Kromogen sendiri mengandung pigmen warna yang sangat mudah menempel di enamel gigi. Oleh karenanya sejumlah makanan tersebut akan membuat gigi berubah warna. Makanan yang asam pun akan semakin memperparah efek ini. Asam mebuat kromogen kian mudah melekat di gigi kita.

Kebiasaan merokok
Nikotin membawa pengaruh yang sangat buruk bagi gigi. Hampir semua perokok mustahil memiliki gigi putih. Rata-rata dari mereka selalu memiliki gigi kecoklatan, berkerak dan bahkan mulai rontok. Ternyata nikotin pada rokok tak hanya jahat pada jantung dan paru-paru, efek pada gigipun sangat buruk. Sepertinya Anda lebih baik berhenti merokok jika ingin memiliki tubuh dan gigi sehat serta gigi putih cemerlang.

Stress
Stres tidak hanya menimbulkan jerawat di wajah Anda. Stress juga mampu menimbulkan penipisan dinding gigi serta penimbunan kerak. Apalagi jika Anda tidak rajin menggosok gigi. Bayangkan saja berapa banyak kuman yang menimbulkan berbagai gangguan/penyakit di dalam mulut.


Teh Herbal
Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah.

Obat Mata
Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi saliva. Di mana saliva akan menetralisir asam di dalam mulut. Karena jumlah saliva ini berkurang, secara otomatis asam di dalam mulut akan meningkat. Di sini bakteri akan berkembang biak lebih pesat, sehingga gigi menjadi kuning.

Berenang
Hasil studi yang dilakukan terhadap 500 orang perenang menyebutkan bahwa 66% dari perenang mengalami kerusakan pada gigi serta gigi kuning. Hal ini disebabkan karena kandungan klorin yang tinggi di dalam air kolam. Klorin tersebut mempengaruhi pH air yang menyebabkan kandungan asamnya lebih tinggi. Untuk itu, jangan lupa menyikat gigi setelah berenang.

Pemutih gigi
Bagaimana bisa pemutih gigi malah membuat gigi menjadi kuning? Well, ternyata cara kerja pemutih gigi ini tidak sesederhana yang kita pikirkan. Kebanyakan, pemutih gigi bekerja dengan mengerosi gigi. Dan seringkali, pemutih gigi yang dikenakan di rumah, tidak bekerja secara maksimal. Bukannya memutihkan, mereka malah mengikis gigi, membuatnya rapuh dan kuning.

White Wine
Anda mungkin berpikir bahwa anggur merah justru buruk untuk gigi, karena warna merahnya. Namun ternyata anggur putih justru memberikan efek lebih buruk bagi gigi. “Anggur putih lebih cepat mengikis gigi,” ungkap Dr Paul Ashley, direktur institusi kesehatan gigi, di University College Hospitals.

Menyikat gigi setelah makan yang manis
Saking takutnya ada bakteri yang tinggal di gigi, maka Anda akan buru-buru menyikat gigi setelah makan yang manis-manis. Benarkah hal ini? Ternyata justru hal ini salah. Setelah proses pengunyahan, maka mulut cenderung bersifat asam. Saat ini akhirnya gigi menetralisir keadaan mulut dengan mengeluarkan enamel untuk melindungi gigi. Jika Anda terburu-buru menyikat gigi, maka enamel ini akan terbuang sia-sia dan bakteri justru bebas berkembang. Untuk itu sangat disarankan menyikat gigi setidaknya 1 jam setelah makan yang manis-manis.

Diabetes
Tak bisa dipungkiri bahwa penyakit yang satu ini memang menyumbangkan efek gigi kuning, rapuh bahkan keropos. Sayangnya, banyak penderita diabetes tidak menyadari bahwa penyakitnya ini juga mempengaruhi keadaan giginya.

Minuman berenergi
Karena dibuat untuk menggantikan energi dan garam yang hilang saat berolahraga, maka minuman berenergi dilengkapi dengan gula dan asam.
Berdasarkan studi yang dilakukan University of Birmingham, ditemukan bahwa minuman berenergi bersifat korosif ketimbang air mineral. Zat kimia yang terkandung dalam minuman berenergi cenderung merusak dan mengikis gigi.

Antibiotik
Antibiotik yang dikonsumsi oleh si anak juga ikut berperan pada pembentukan warna kuning digiginya. Sebab antibiotik yang diminum dibawa melalui pembuluh darah yang sebagian diendapkan pada gigi.
Adapun antiboitik yang amat menmpengaruhi pembentukan warna kuning pada gigi terutama pada gigi bayi adalah tetrasiklin yang dapat membuat gigi berwarna kuning keabu-abuan. Apabila hal ini terjadi pada masa gigi susu tumbuh pada anak, maka kemungkinanan penyebabnya bisa dikarenakan konsumsi tetrasiklin pada saat masa kehamilan anda. Hanya saja, dewasa ini penemuan kasus kelainan gigi pada anak akibat konsumsi tetrasiklin amatlah jarang. Hal ini dikarenakan, saat ini penggunaan tetrasiklin dilarang keras saat masa kehamilan dan usia anak dibawah usia 12 tahun. Dari literatur yang lain juga mengatakan  antibiotik tetracycline dan doxycline bisa membuat gigi menjadi cokelat kekuningan bila dikonsumsi anak berumur kurang dari delapan tahun. Antiseptik pembersih mulut dari kuman pun ternyata juga bisa memengaruhi warna gigi Anda. Jadi bijak-bijaklah saat memilih antibiotik dan antiseptik mulut.

sumber :
http://bidanku.com/penyebab-gigi-kuning-pada-anak
https://dianyulisady.wordpress.com/2012/03/27/mengapa-gigi-bisa-berwarna-kuning/
http://intisari-online.com/read/mengapa-gigi-bisa-berwarna-kuning

Thursday, 5 February 2015

Dahi Anda Keriput ?

Secara matematis bisa dikatakan keriput yang terjadi pada manusia berbanding lurus dengan usia. Semakin bertambah usia anda maka possibility terjadinya keriput juga akan semakin besar. Keriput bisa terjadi dimana-mana di bagian tubuh anda, mulai dari bagian tubuh yang mudah terlihat maupun yang tersembunyi. Namun proses penampakan tanda-tanda penuaan tersebut bisa anda perlambat dengan berbagai cara, walaupun ada juga yang tidak bisa dihindari karena faktor keturunan atau genetika.

Wajah sebagai bagian utama dari penampilan biasanya akan menjadi prioritas untuk dilakukan perawatan secara berkala. Hal ini bisa terlihat dengan banyaknya tawaran-tawaran produk perawatan wajah dengan berbagai merk di pasaran, begitu juga klinik-klinik kecantikan yang mulai menjamur di luar sana. Bisa dikatakan itu merupakan pendukung eksternal yang dapat membantu memperbaiki penampilan wajah anda. Namun sebisa mungkin dapat kita hindari juga dengan perawatan internal dari diri kita sendiri, pastinya tanpa biaya.

Beberapa titik di wajah anda yang rentan terhadap keriput salah satunya berada pada dahi anda. Pernahkah anda melihat beberapa orang di sekitar anda terdapat garis-garis horisontal di dahi dan vertikal di antara kedua alisnya ? Hal ini terjadi karena adanya gerakan yang selalu dilakukan berulang-ulang. Reaksi anda yang terlalu ekspresif bisa menjadi pencetus terjadinya kerutan ini. Misalnya saat anda membaca berita pembunuhan sadis, maka serta merta dahi anda menjadi tegang dan berkerut. Bisa dibayangkan bila setiap jamnya anda membaca dan mendengar berita sadis, maka setiap jam pula dahi anda dipaksa untuk berkerut. Hal ini bisa anda kurangi dengan mencoba untuk mengontrol gerakan di dahi anda setiap membaca berita apapun. Membaca dengan santai dan relaks, menanggapi dengan tenang untuk setiap isi berita yang anda baca. Dengan demikian anda bisa mengerem kontraksi otot yang ada di dahi anda agar proses kerutan tidak semakin parah. Bila anda berada di sekitar istri, suami atau anak-anak anda segera ingatkan kembali bila kontraksi di dahi mereka terjadi, begitu seterusnya hingga kebiasaan tersebut hilang.

Hal lain yang bisa menyebabkan timbulnya kerutan ini juga karena faktor keterbatasan anda saat melihat atau membaca sesuatu. Jangan terus menerus untuk dipaksakan mata anda agar bisa membaca atau melihat sesuatu yang kurang jelas. Hal ini akan memaksa otot di dahi anda untuk bekerja lebih keras. Periksakan mata anda segera ke dokter mata, mungkin lebih baik anda menggunakan kacamata. Selain dapat membantu anda dalam melakukan aktifitas sehari-hari juga dapat mengurangi kerutan di dahi dan alis anda.

Rawatlah wajah anda agar selalu bisa selalu tampak menarik bagi istri, suami dan anak-anak anda.

Tulisan ini juga akan anda dapatkan di www.tiaramodis.com


Bersua Teman Lama (es em pe)

Perkembangan teknologi yang begitu pesat berkembang cukup membawa dampak positif bagi hubungan antar manusia. Bayangin aja sobat, teman-teman seperjuangan saat dulu kita masih duduk di bangku sekolah  masih bisa terjalin kembali berkat teknologi informasi. Walaupun dilain sisi masih ada juga yang menyalahgunakan kemudahan dari teknologi ini hingga akhirnya muncul tindak kejahatan seperti penipuan, dsb.

Sebut saja es em pe yang merupakan salah satu group BBM yang bisa terbentuk kembali berkat salah satu media sosial yang saat ini masih ngetrend (baca : facebook) anggotanya adalah para mantan teman "nitnot"  saat duduk di bangku es em pe di salah satu sekolah di kota Ambon. Selepas SMP mereka berpencar untuk melanjutkan kembali pendidikan ke jenjang berikutnya hingga ke perguruan tinggi dan saat ini sudah bergelut dengan pekerjaannya masih-masing bahkan sebagian besar sudah berkeluarga dan mempunyai banyak anak. Awalnya ada rasa pesimis "nitnot" untuk bisa dapat menjalin hubungan kembali dengan mereka apalagi selepas kerusuhan yang pernah pecah di kota Ambon manise ini. Bayangin aja berkat hubungan baru ini "nitnot" masih bisa nyicip makanan khas Ambon...sagu, bagea, kue kenari dan minyak kayu putih khas Ambon...hehehee...Renyahnya hubungan kawan lama ini bisa bangkit kembali dalam media yang berbeda terlebih dengan guyonan-guyonan fresh dan apa adanya. Thx to Ninie, Emy, Jefry, Amang, Ucy, Yulin, Fath, Herly

Mungkin sobat sekalian juga mempunyai pengalaman yang sama. Sejauh apapun teman lama kita ternyata masih bisa terjangkau berkat teknologi, tinggal bagaimana kita bisa mempertahankan dan memperhangat hubungan yang sudah kembali terjalin. Hal ini juga bisa mengembalikan memori indah kita dan menjadi penyemangat seperti semangat yang ditunjukan beberapa puluh tahun yang lalu semasa di bangku sekolah.



Wednesday, 4 February 2015

Zumba Dance Menjadi Pilihan Para Ibu Masa Kini

Pastinya anda sudah tidak asing lagi dengan nama gerakan tarian ini. Bisa dikatakan ini bukan sekedar tarian tetapi lebih banyak unsur olahraganya. Zumba dance pada akhirnya menambah pilihan dari sekian banyak olahraga kebugaran. Olahraga zumba menggabungkan gerakan fitness dengan tarian Latin, seperti salsa dan merengue, yang dilakukan dalam iringan irama musik Latin. 

Mengambil istilah dari kata zum-zum, yang dalam bahasa Kolumbia berarti gerakan cepat, olahraga ini diperkenalkan oleh Alberto ‘Beto’ Perez, yang kini menjabat sebagai Creative Director Zumba Fitness. Zumba yang berkembang sejak tahun 2001 ini sekarang bukan sekadar alternatif olahraga, tapi juga sudah menjadi tren.

Berikut beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dengan mengikuti zumba dance ini

1. Membakar kalori
Tari Zumba dapat menurunkan berat badan Anda dengancara membakar banyak kalori. Tari Zumba tergolong cepat, mudah diingat, dan berirama dansa. Setiap satu kali latihan, akan membantu Anda menurunkan sedikitnya 500 sampai 800 kalori. Angka sebesar itu cukup tinggi, terutama untuk yang pemula.

2. Latihan pernapasan
Tari Zuma hampir sama seperti aerobik. Aerobik sendiri akan membantu Anda dalam mengatur napas dalam-dalam, sehingga Anda dapat menurunkan berat badan secara cepat. Tari Zuma juga dapat menguatkan paru-paru Anda.

3. Membuat Anda lincah
Selain membantu Anda menurunkan berat badan, Zumba juga dapat membuat Anda lebih lincah. Karena pada dasarnya Zumba memiliki gerak yang mampu bekerja seirama antara bagian tubuh dengan otot.
Memadukan antara gerakan olahraga dan musik merupakan sebuah perpaduan yang sangat sinkron. Bila anda pernah mendengar tentang hormon endofrin, maka dengan iringan musik ini  dapat memacu menurunkan tingkat stress anda dan anda akan menjadi relaks.

Hormon Endorfin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang dan untuk kekebalan tubuh. Endorfin diproduksi oleh tubuh kita (kelenjar pituitary) yaitu pada saat kita merasa bahagia(tertawat) dan pada saat kita istirahat yang cukup. Hormon ini bertindak seperti morphine, bahkan dikatakan 200 kali lebih besar dari morphine. Endorfin atau Endorphine mampu menimbulkan perasaan senang dan nyaman hingga membuat seseorang berenergi. Endorphin dalam tubuh bisa dipicu munculnya melalui berbagai kegiatan, seperti pernapasan yang dalam,  relaksasi, serta meditasi.

Anda ingin menjadi bagian dari ibu-ibu muda yang energik dan penuh semangat ? Semangat anda pastinya akan menjadi penyemangat orang-orang disekitar anda…mungkin zumba dance menjadi salah satu alternatif anda berikutnya … Untuk anda para muslimah pastinya bisa tetap mempertahankan aurat anda saat berolahraga dengan berjilbab.

Menulis vs Pikun

Semakin bertambahnya usia kondisi seseorang akan mengalami penurunan, salah satunya adalah daya ingat. Namun tidak mesti karena faktor usia seseorang mengalami penurunan daya ingat, karena hal ini berkaitan dengan fungsi sel saraf otak kita. Bisa saja karena terbentur benda keras seseorang kemudian mengalami penurunan daya ingat. Penurunan daya ingat dalam bahasa medis dikenal dengan istilah dementia.

Pikun disebabkan oleh adanya kerusakan pada sel-sel otak yang membuat kemampuan komunikasi antar sel-sel tersebut terganggu, misalnya bagian kiri hemisphere otak bertanggung jawab dalam kemampuan menganalisis, logika dan bahasa.

Dari beberapa literatur dikatakan bahwa sel-sel saraf otak kita perlu senantiasa diberikan stimulasi untuk mengurangi kemungkinan pikun ini terjadi dan membuat otak kita menjadi aktif bekerja, salah satu caranya adalah dengan menulis. Mudah dan bermanfaat bukan ? Menyalurkan bakat menulis andapun beragam, anda bisa menyalurkan dengan mengisi rubrik-rubrik diskusi di media, membuat cerpen, menulis buku, ataupun aktif dalam kegiatan menulis di blog. Mari kita galakkan untuk gemar menulis....

Tuesday, 3 February 2015

Eittss....Bulu Hidungnya Nongol, Cabut Gak Ya ?

Bulu hidung sudah diciptakan dengan fungsinya tersendiri, walaupun hidung kita sudah menghadap ke bawah tetap saja masih diberikan pelindung oleh sang pencipta berupa helai-helai rambut di dalamnya. Fungsinya sebagai penyaring dari benda-benda asing agar tidak bisa langsung masuk ke dalam sistem pernapasan kita.

Namun ya namanya bagian yang hidup maka bulu hidung akan tumbuh memanjang dan diantaranya ada yang menjuntai keluar dari hidung kita.

Bagi sebagian besar orang hal ini dirasakan cukup mengganggu penampilan. Bayangkan saja saat seseorang saling berkomunikasi dalam jarak dekat, setelah beradu pandang maka arah tatapan pasangan anda berikutnya sedikit turun ke arah hidung. Bila anda termasuk tipe orang yang cuek tentunya hal itu bukan menjadi masalah. Namun bagi anda yang sangat peduli pada penampilan pastinya akan  merasa terganggu saat komunikasi tersebut berlangsung dengan partner bicara anda. Alhasil pilihan yang anda ambil selanjutnya bisa saja dengan mencabut bulu hidung anda, namun hal ini bukan merupakan cara yang tepat.

Mencabut bulu hidung akan menjadi berbahaya bila pada akhirnya menimbulkan luka. Di bagian hidung terdapat pembuluh darah yang langsung mengarah ke otak. Adanya luka di area tersebut dapat memungkinkan bakteri atau kuman lain masuk ke tubuh dan menyerang otak.. Yang lebih parah lagi, ini dapat memicu terjadinya radang otak.

Untuk itu sangat disarankan untuk tidak mencabut bulu hidung anda melainkan cukup digunting saja agar anda bisa kembali percaya  diri dengan penampilan anda.

Artikel ini juga dapat ditemukan di www.tiaramodis.com

Monday, 2 February 2015

Ayo Senam Wajah

Kesan pertama biasanya tertangkap saat pandangan pertama terjadi. Mata saling bertemu pandang dan disitulah otak kita merekam kesan kita terhadap lawan pandang kita. Mata yang berbinar dapat menjadi salah satu hal yang membuat seseorang menjadi menarik untuk dipandang. Begitu pula halnya dengan daerah disekitar mata anda. Wajah..sebagai bagian terbesar tempat mata kita berada juga perlu senantiasa dijaga dan dirawat agar pancaran aura kecantikan anda menjadi bertambah. Sama halnya dengan saat kita menyajikan makanan kesukaan kita dalam wadah yang juga terlihat menarik...

Membuat wajah anda menjadi lebih menarik bukan hanya dengan melakukan polesan-polesan di permukaan, namun perawatan untuk mempertahankan kekenyalan kulit, mencegah kerutan, menghindari kulit terlihat kusam sangat penting untuk dilakukan secara rutin. Bagi para wanita yang sudah berkeluarga pastinya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi sang suami dan buah hati. Istri yang pandai merawat wajahnya pastinya menjadi dambaan semua suami dan pastinya dapat menambah kepercayaan diri anda.

Beberapa waktu lalu seorang teman menyebutkan dalam salah satu media sosialnya, sang buah hati mengatakan  "bunda kita cantik ya.." ...memang tidak dipungkiri bila melihat dari fotonya teman saya itu cantik, dari pancaran wajahnya terlihat berbeda (baca : terawat) padahal tidak menggunakan polesan kosmetik.

Beberapa tips agar anda bisa tetap mempertahankan keremajaan kulit wajah anda adalah dengan melakukan senam wajah. Murah tanpa biaya....Beberapa literatur mengatakan bahwa tidak ada gerakan baku untuk senam wajah ini. Anda dapat melakukannya dalam posisi apapun dan dimana saja.

Gerak Mata

Awali dengan mengedipkan satu mata lalu tahan. Ulangi sampai lima kali lalu ganti mengedip dengan mata yang lain. Setelah itu letakkan dua jari di kedua sisi pelipis lalu tekan perlahan sambil membuka dan menutup mata.

Tutup kedua mata lalu angkat alis setinggi mungkin. Kerutkan dahi lalu angkat alis setinggi mungkin sambil membuka mata selebar-lebar mungkin.


Gerak Pipi

Dengan bibir mengatup, tirukan gerakan menyedot sehingga pipi mengerut ke dalam. Tahan dan ulangi. Lanjutkan dengan mengembungkan pipi seperti saat meniup balon tahan hingga delapan hitungan dan ulangi. Gerakan selanjutnya, buatlah senyum selebar mungkin tanpa membuka mulut dan tahan posisi ini selama delapan hitungan ulangi. Sekitar lima kali.

Gerak Bibir:

Bentuk mulut seperti akan mencium dengan memonyongkan bibir ke depan. Setelah itu gerakkan bibir ke arah pipi kiri. Tahan, lalu lepaskan. Setelah beberapa kali ganti arah ke pipi kanan. Gerakkan juga bibir ke arah hidung.

Gerak Mulut

Gerakkan mulut serta lidah anda ke beragam arah dari mulai ke arah atas, ke bawah, ke arah samping kanan serta ke arah samping kiri. Jangan lupa untuk selalu tersenyum, kemudian gerakkan bola mata arah yang sama juga dengan gerakan mulut serta lidah anda. Setelah itu putar bola mata anda perlahan-lahan dari mulai arah putaran kanan lalu ke atas setelah itu ke kiri dan ke kanan. Kerjakan gerakan tersebut setelah itu dengan arah yang berlawanan, bila telah cukup, pejamkanlah mata anda sesaat

Selamat mencoba ....

Artikel ini juga hadir di http://tiaramodis.com/

Sunday, 1 February 2015

Kasih ibu laksana mutiara

berbakti-kepada-orang-tua#Buuu…masak apa hari ini…#Buuu…lihat kaos kaki aku gak buu…#Buuu…nanti ambil rapot aku ya…# Buuu…aku sakit…#Buuu…minta uang jajannya…#Buuu…anterin ke sekolah ya…

Sahabat tiara, sudah berapa banyak kalimat yang kita awali dengan kata “Buu” sejak terlahir ke dunia ini?  Tak terbayangkan begitu banyak permintaan dan pengharapan kita tertuju pada sosok seorang ibu dan pastinya sungguh sudah sangat banyak permintaan-permintaan kita yang dipenuhi oleh sang ibu. Mulai dari permasalahan yang bersifat materi maupun moril, ibu akan selalu menjadi orang pertama yang tampil memberikan bahunya untuk sang anak bersandar. Sosok ibu bak seperti karang, terlihat kokoh dan tegar saat diterpa ombak,  tahan terhadap berbagai macam cuaca, hujan dan terik matahari namun di lain sisi menjadi tempat berlindung para biota laut di sekitarnya.

Bila kita simak kembali proses pembentukan mutiara, ketika ada benda asing yang masuk kedalam cangkang kerang, maka kerang akan melakukan pertahanan dengan mengeluarkan cairan nakreas dan pada akhirnya menjadi cikal bakal mutiara.  Sahabat tiara, kerang bagaikan sosok seorang ibu … saat ada permasalahan-permasalahan yang muncul maka akan dipecahkannya hingga masalah terselesaikan dan bahkan menjadi indah (baca : mutiara), lihatlah mutiara, indah bukan ? dan siapa yang tahu seberapa besar benda asing itu masuk dan menyakitkan sang kerang ?

panjatkan doaBagi yang masih ditemani oleh ibu dan kasih sayangnya, mari jangan sia-siakan, tetap berikan yang terbaik buat sang ibu karena kesabaran dan pengorbanannya melayani kita dari kecil. Mungkin saat ini kita harus berganti peran menjadi sosok bunda yang dulu.. melayani dengan penuh kesabaran….Sahabat tiara, sadarkah kita…mungkin saat ini ibu kita sedang memulai proses dari bisa menjadi tidak bisa… dari ingat menjadi pelupa, gesit menjadi lambat, sehat menjadi sakit-sakitan dan berkurang pendengarannya. Papahlah sang ibu, tuntunlah sang ibu, berbicara lebih pelan agar didengar dan dipahami beliau…
Bagi yang saat ini sudah tidak bersama sang ibu lagi…tetaplah panjatkan doa bagi sang ibu. Doa kita bagaikan air pemberi dahaga bagi beliau di alam sana.  Buatlah ibu tetap senang walaupun sudah berbeda kehidupan dengan kita. Tetap tunjukkan bakti kita pada sang ibu dengan selalu memanjatkan doa pada almarhumah.

“Apabila seseorang mati, seluruh amalnya akan terputus kecuali 3 hal: sedekah jariyah, ilmu yang manfaat, dan anak sholeh yang mendoakannya.” (HR. Muslim 1631, Nasai 3651, dan yang lainnya).
Mari sama-sama kita ucapkan rasa terima kasih kita pada ibunda tercinta kita
Terima kasih ibu…
kasihmu indah seperti mutiara
dan kasihku akan selalu hadir padamu…

Tulisan ini juga dapat anda temukan di http://tiaramodis.com/blog/kasih-ibu-laksana-mutiara