Thursday, 5 February 2015

Bersua Teman Lama (es em pe)

Perkembangan teknologi yang begitu pesat berkembang cukup membawa dampak positif bagi hubungan antar manusia. Bayangin aja sobat, teman-teman seperjuangan saat dulu kita masih duduk di bangku sekolah  masih bisa terjalin kembali berkat teknologi informasi. Walaupun dilain sisi masih ada juga yang menyalahgunakan kemudahan dari teknologi ini hingga akhirnya muncul tindak kejahatan seperti penipuan, dsb.

Sebut saja es em pe yang merupakan salah satu group BBM yang bisa terbentuk kembali berkat salah satu media sosial yang saat ini masih ngetrend (baca : facebook) anggotanya adalah para mantan teman "nitnot"  saat duduk di bangku es em pe di salah satu sekolah di kota Ambon. Selepas SMP mereka berpencar untuk melanjutkan kembali pendidikan ke jenjang berikutnya hingga ke perguruan tinggi dan saat ini sudah bergelut dengan pekerjaannya masih-masing bahkan sebagian besar sudah berkeluarga dan mempunyai banyak anak. Awalnya ada rasa pesimis "nitnot" untuk bisa dapat menjalin hubungan kembali dengan mereka apalagi selepas kerusuhan yang pernah pecah di kota Ambon manise ini. Bayangin aja berkat hubungan baru ini "nitnot" masih bisa nyicip makanan khas Ambon...sagu, bagea, kue kenari dan minyak kayu putih khas Ambon...hehehee...Renyahnya hubungan kawan lama ini bisa bangkit kembali dalam media yang berbeda terlebih dengan guyonan-guyonan fresh dan apa adanya. Thx to Ninie, Emy, Jefry, Amang, Ucy, Yulin, Fath, Herly

Mungkin sobat sekalian juga mempunyai pengalaman yang sama. Sejauh apapun teman lama kita ternyata masih bisa terjangkau berkat teknologi, tinggal bagaimana kita bisa mempertahankan dan memperhangat hubungan yang sudah kembali terjalin. Hal ini juga bisa mengembalikan memori indah kita dan menjadi penyemangat seperti semangat yang ditunjukan beberapa puluh tahun yang lalu semasa di bangku sekolah.



4 comments:

  1. Kemajuan IT memungkinkan kita untuk menyambung tali silaturahmi
    Saya bisa membuat buku silsilah mertua karena IT
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kunjungannya Pak De ... sangat jarang orang yang melakukan tracking silsilah keluarga dan menjadikannya dalam sebuah dokumen..perlu dibuatkan blog sendiri Pak De...hehee...

      Delete